ATASI PENYEBARAN NYAMUK AIDES AIGEPTY DENGAN PSN DAN 3M

dr. Yudhono
Kepala Dinas Kesehatan Ngawi

Memasuki tahun 2019 yang juga musim penghujan penyebaran nyamuk aides aigepty terjadi di kabupaten Ngawi. Pemerintah kabupaten Ngawi melalui Organisasi Perangkat daerah ( OPD ) Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai pendekatan baik preventif maupun kuratif. “ Kondisi ini sudah kita antisipasi karena trasnsisi dari musim kemarau ke musim hujan, untuk menekan angka penderita akibat gigitan nyamuk tersebut, Dinas Kesehatan lewat petugas yang ada,terutama yang ada di Puskemas-puskesmas untuk selalu monitor serta melakukan pemutusan rantai perkembangan nyamuk aides aigepty dengan cara Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M ( menguras, menutup dan mengubur), kegiatan ini selain dari kami juga melibatkan lingkungan setempat untuk mendukung gerakan PSN ini,” kata dr Yudhono kepala Dinas Kesehatan Ngawi.

Jaswadi  (Kabid P2PM Dinas Kesehatan Ngawi )

Sedang menurut Jaswadi kabid P2PM Dinas Kesehatan Ngawi, ditemui saat mengikuti foging di kelurahan Ketanggi kecamatan kota (22/01) mengatakan memang situasi saat ini belum termasuk level KLB (Kejadian Luar Biasa), tetapi keadaan ini akan sangat mengkawatirkan, kita butuh perhatian khusus, untuk malaria dengue ini. Ia juga mengatakan saat ini ada 99 pasien yang menjalani perawatan dan meninggal 2 orang. Semua Rumah Sakit yang ada di Ngawi wajin menangani dan dilarang keras untuk menolak pasien DB.

“Foging merupakan salah satu langkah dalam penekanan penyebaran nyamuk malaria dengue, tidak membunuh jentiknya, maka kami menghibau kepada semua jajajaran untuk peduli akan PSN, ini tanggung jawab bersama. Kami juga berharap responsif masyarakat untuk menjaga lingkungan, mudah-mudahan masyarakat menyadari arti dan pentingnya kebersihan lingkungan,” ungkap Jaswadi. (Wid)

Leave a Reply

Your email address will not be published.