DESA BRUBUH KECAMATAN JOGOROGO

DD 2021 Tahap Pertama, Pemdes Brubuh Merealisasikan Untuk Bangun TPT & Perbaikan Jembatan

Mendongkrak roda perekonomian masyarakat pedesaan tidak hanya dilakukan dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Pembangunan fasilitas umum seperti perbaikan infrastruktur jalan menjadi faktor penunjang yang sangat penting bagi hidupnya roda perekonomian masyarakat desa saat ini.

Muhtarom Kepala Desa Brubuh

Muhtarom yang baru menjabat Kepala Desa Brubuh, Kecamatan Jogorogo ini, mengaku siap menjadi pelayan masyarakat dan amanah yang diberikan oleh masyarakat kepadanya.

“Saya akan menjalankan program kerja desa, sesuai prosedur dan undang-undang yang berlaku,” tutur Muhtarom saat ditemui Spektroem di kantornya beberapa waktu lalu.

Apa yang diungkapkan Muhtarom tersebut memang hal yang tak mudah untuk bisa segera terwujud. Namun, dengan niat ingin membangun desanya dan akan dibuktikan. Meskipun belum genap dua bulan ia menjabat Kades, Muhtarom akan melaksanakan program pembangunan yang sudah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Des), dan masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Des) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Des).

Dikatakan Muhtarom, dia tidak mau ketinggalan, bersama masyarakat, lembaga dan perangkatnya melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan dengan mengoptimalkan sumber dana dari Pemerintah Pusat yaitu Dana Desa tahun 2021 untuk membangun infrastruktur.

Lebih lanjut, Muhtarom jelaskan prioritas pembangunan infrastruktur anggaran DD 2021 tahap pertama direalisasikan untuk membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) jalan poros desa dan perbaikan jembatan Kalidoyo di dusun Kayangan Rt.03 Rw.02 dengan anggaran Rp. 126.948.800,-

Dijelaskan Muhtarom, pelaksanaan pembangunan infrastruktur ini dengan skema padat karya tunai (PKT), dengan memberdayakan warga setempat sebagai wujud dalam penanganan virus Covid-19. Menurutnya, warga yang ikut melakukan pekerjaan akan mendapat upah ditengah desakan ekonomi dari dampak Covid-19 ini.

“Dipilihnya pembangunan atau perbaikan jembatan ini bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat, baik untuk keluar masuk dusun maupun mengeluarkan hasil bumi. Sedangkan dipilihnya pembangunan talut ini bertujuan untuk menahan badan jalan agar tidak longsor,” papar Muhtarom.

“Kami yakin pembangunan talut dan perbaikan jembatan sesuai hasil perencanaan sebelumnya akan selesai tepat waktu, dan harapan kami jika infrastruktur fasilitas umum memadai bisa membantu jalannya perekonomian lebih baik serta pengguna jalan lebih nyaman.” Imbuhnya. (Har)

Leave a Reply

Your email address will not be published.