DESA BANYUURIP KECAMATAN NGAWI

Di tengah Pandemi Covid-19, Dengan DD 2021 Tahap Satu Pemdes Banyuurip Alokasikan Untuk Rabatisasi Jalan Desa

Ditengah Pandemi virus Covid-19 yang berdampak terhadap semua aspek kehidupan sosial kemasyarakatan. Desa Banyuurip, Kecamatan Ngawi tetap fokus merealisasikan penggunaan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2021 untuk pembangunan infrastruktur.

Dwipo Cahyono
Kepala Desa Banyuurip

Tak ingin ketinggalan dari desa lain, Kepala Desa Banyuurip, Dwipo Cahyono bersama warga terus berupaya menyelesaikan program percepatan pembangunan terutama dibidang infrastruktur jalan desa.

“Dengan adanya anggaran bantuan dari pemerintah pusat seperti Dana Desa, kami bersama warga terus berupaya merealisasikan dan mengalokasikan anggaran itu untuk pembangunan infrastruktur jalan desa, yang dapat dinikmati langsung oleh warga serta mempermudah warga dalam melakukan aktivitas,” ujar Dwipo Cahyono kepada Spektroem beberapa waktu lalu.

Tidak hanya jalan desa, kata Dwipo Cahyono, jalan lingkungan yang tengah dibangun itu, bertujuan memberikan rasa nyaman bagi warga terlebih bagi warga yang memiliki kendaraan sebagai alat transportasi warga dalam beraktivitas.

“Seperti pembangunan rabatisasi jalan di dusun Tambakselo Rt.001 Rw.002 volume: 2,5 x 445 meter yang bersaumber dari DD tahun 2021 tahap satu dengan anggaran sebesar Rp. 119.700.000,-  yang dikerjakan dengan skema padat karya tunai, dan nantinya bisa diakses dengan nyaman oleh pejalan kaki dan kendaraan roda dua atau roda empat,” paparnya.

Dikatakan Dwipo Cahyono, adanya pembangunan infrastruktur jalan desa melalui rabatisasi jalan, ekonomi masyarakat diharapkan bisa lebih meningkat, maju dan berkembang dalam segala hal dan bidang, baik itu pertanian, perdagangan dan lainnya.

“Dengan dibangunnya jalan desa saat ini untuk mempermudah akses masyarakat dalam melakukan aktivitas,” ujarnya.

Masih menurut Dwipo Cahyono, tujuan dibangunnya akses jalan untuk meningkatkan kebutuhan dasar fisik dan secara garis besarnya bisa dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

Disinggung mengenahi obsesinya menjadi kepala desa, kata Dwipo Cahyono, ia ingin mewujudkan desa yang maju dan tentram serta  memberdayakan masyarakat demi menuju Desa Banyuurip menjadi desa mandiri. Hal itulah yang menjadi komitmen Dwipo Cahyono sebagai Kepala Desa Banyuurip, Kecamatan Ngawi periode 2020-2026 dalam mengemban tugas yang diamanatkan kepadanya.

“Saya siap menjadi pelayan masyarakat sebaik-baiknya dan saya akan menjalankan program kerja desa, sesuai prosedur dan undang-undang yang berlaku,” paparnya. (Nof)

Leave a Reply

Your email address will not be published.