DINAS PU DAN PENATAAN RUANG (PUPR) NGAWI BANGUN EMPAT IKON DI KABUPATEN NGAWI

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ngawi dibawah kepemimpinan Ir. Hadi Suroso, MT sebagai Kepala Dinas, telah memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap kemajuan kabupaten Ngawi. Hal tersebut diwujudkan oleh Hadi Suroso, dengan menghadirkan sejumlah bangunan yang menjadi ikon baru, dikota kripik ini.

Hari Handoko, SP, M.Si, Sekretaris Dinas PUPR Ngawi

Suksesnya pembangunan tersebut tentunya telah memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap kemajuan Kabupaten Ngawi. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas PUPR Ngawi, Hari Handoko, SP, M.Si, saat ditemui Spektroem di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Adapun ikon-ikon tersebut diantaranya, Masjid Lintang Songo yang ada di jalan Ir. Soekarno (ring road barat), Gedung DPRD Ngawi (gedung paripurna), Rumah Dinas Wakil Bupati Ngawi yang ada di Jalan Tamrin timur, dan yang paling monumental yaitu Tugu Gading Kartonyono yang berada di perempatan Kartonyono. Tak hanya itu, ke depannya Dinas PUPR Ngawi akan membangun beberapa proyek, yang dapat memuluskan langkah Ngawi sebagai Kota Wisata.

“Berbagai pembangunan memang sudah kita laksanakan dengan maksimal. Bahkan, beberapa ikon pembangunan sudah berdiri megah. Itu semua tetunya berkat kerja keras Pemerintah melalui Dinas PUPR,” ungkap Hari.

Dengan keberhasilan membangun ikon-ikon di Kabupaten Ngawi, Hari, mengatakan mudah-mudahan tahun 2019 nanti sama seperti tahun 2018 ini yang sukses mewujudkan pembangunan yang diharapkan masyarakat dan pemerintah daerah.

Noor Hasan Muntaha, ST, MM, Kepala Bidang Tata Bangunan dan Tata Ruang

Hal itu seperti yang disampaikan Kepala Bidang Tata Bangunan dan Tata Ruang, Noor Hasan Muntaha, ST, MM, ia mengatakan dengan keberhasilannya membangun ikon-ikon baru, Ngawi harus lebih maju dibanding daerah lain, dari sisi percepatan pembangunan. Apalagi, kata Hasan, pembangunan yang ada bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan mampu menggerakkan perekonomian di Ngawi. Sehingga, kata dia, taraf hidup masyarakat akan lebih meningkat dengan dampak ekonomi yang diberikan ikon-ikon tersebut.

“Pembangunan ikon-ikon yang berhasil kami kerjakan, merupakan kebanggaan Ngawi. Selain itu, juga akan dinikmati oleh masyarakat Ngawi, dan bisa menjadi daya tarik masyarakat luar daerah untuk datang berkunjung di Ngawi,” pungkasnya. (Nof)

Leave a Reply

Your email address will not be published.