MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 4 NGAWI WUJUDKAN MADRASAH BERAKHLAQUL KARIMAH

Madrasah Ibtidaiyah Negeri Randusongo yang kini dikenal sebagai MIN 4 Ngawi, adalah lembaga pendidikan islam negeri setingkat SD. Madrasah ini terletak di Jalan Raya Geneng Kendal KM 17 Desa Randusongo, Kecamatan Gerih. Sebagai salah satu madrasah yang bertugas untuk membentuk karakter manusia sebagai generasi penerus bangsa yang berbudaya, sehat jasmani dan rohani, dituntut untuk memberikan bekal ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara menyeluruh sesuai dengan tuntutan kurikulum. Disamping itu yang tak kalah penting adalah penanaman keimanan dan ketaqwaan (IMTAQ) dengan memperkokoh aqidah dan akhal pada setiap diri anak.

MIN 4 Ngawi, siap mengemban amanah dalam mempersiapkan generasi muttaqin yang mampu menghadapi tantangan di era yang serba digital ini. Demikian ujar Drs. Miftah, M.Pd sebagai Kepala MIN 4 Ngawi ketika ditemui Spektroem di kantornya beberapa waktu lalu.

Dikatakan Drs. Miftah, M.Pd madrasah yang dipimpinnya ini dengan kerjasama antara komite madrasah, wali murid bersama-sama berkomitmen untuk mencetak dan menciptakan anak didik yang berprestasi dan selalu meningkatkan kualitas pendidikan. Utamanya untuk menghasilkan out put yang berprestasi dalam Iptek dan Imtaq, Olahraga dan Seni.

Untuk mewujudkan keinginan tersebut langkah awal yang dilakukan Miftah menitikberatkan dalam peningkatan kedisiplinan siswa dan guru dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Disamping itu juga melaksaanakan Budaya Kerja Kemenag, yakni: 1). Integritas, keselarasan antara hati, fikiran, perkataan dan perbuatan yang baik dan benar. 2). Profesional, bekerja secara disiplin, kompeten dan tepat waktu dengan hasil terbaik. 3). Inovasi, menyempurnakan yang sudah ada dan mengkreasi dengan hal baru yang lebih baik. 4). Tanggung jawab, bekerja secara tuntas dan konsekwen. 5). Keteladanan, menjadi contoh yang baik bagi orang lain.

Selain kegiatan akademik, madrasah ini juga memiliki kegiatan ekstrakurikuler, diantaranya Pramuka, Olahraga, UKS, Drumband dan Hadrah. Kokurikuler, seperti Baca Tulis Al’Quran (BTA), Muhadlarah dan Bahasa Inggris.

“Sedangkan untuk pembiasaan diri, diantaranya: Tadarus dan Tahfidz Al’Quran, Sholat Dhuha berjamaah, Sholat Dhuhur Berjamaah, mengucap salam dan berjabat tangan dengan bapak/ibu guru setiap pagi, berdo’a sebelum dan sesudah melakukan pekerjaan, menjaga kebersihan dan kerapian, dan akhlaqul karimah lainnya,” papar Miftah.

Melalui kegiatan kokurikuler tahun 2018 ini, MIN 4 Ngawi berhasil meraih prestasi juara 1 dan 2 Qiro’ah antar SD/MI Temboro-Magetan dalam rangka Festifal Anak Sholeh (FAIS) Konsulat Assya Thii Asy-Syomali Ponpes Al-Mukmin-Ngruki. (Har)

Leave a Reply

Your email address will not be published.