PEMBANGUNAN AGRO TEHNO PARK TAHAP KE 3

Pembangunan tahap tiga Agro Tehno Park ( ATP ) sebagai salah satu terobosan Pemerintah Kabupaten Ngawi untuk pengembangan kawasan sentra produksi komoditas unggulan telah usai pengerjaannya. Selain kegunaannya, Pemkab Ngawi berharap tempat yang ada di dusun Ngelo, desa Wakah kecamatan Ngrambe ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata.

Pembangunan saat ini merupakan penyempurnaan pembangunan yang terdahulu. Tahap pertama pembangunan sarana wisatanya, tahap kedua sarana penunjang lainnya, seperti ruang aula, tempat pelatihan, dan penginapan yang nantinya dari semua itu bisa disewakan dan menjadi salah satu sumber Pendapan Asli Daerah (PAD). Sedang tahap ketiga dibangun kawasan pengembangan tehnologi pertanian,seperti laboratorium kecil , kandang sapi, ayam demikian juga kolam, untuk perikanan.

View ATP yang berada di kaki gunung Lawu serta keberadaan fasilitas yang ada sangat representatif bagi masyarakat yang berkunjung di tempat ini.

Agus Priyo S,SP.MMA
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) ATP

Menurut Agus Priyo S, SP. MMA Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ) ATP nantinya juga akan ada rumah produksi atau rumah olahan untuk hasil kakao atau coklat. “ Nantinya akan ada kedai-kedai bagi pengunjung, dengan menampilkan hasil produksi lokal seperti coklat. Untuk sementara ini selain pembangunan sarana dan prasarana juga infrastrutur pendukung, jembatan dan jalan lingkar serta tempat parkir,” katanya.

“Yang jelas dengan terbangunnya Ago Tehnok Park, sebagai sarana tempat wisata dan edukasi yang berkaitan dengan tehnologi pertanian, diharapkan kedepannya juga menjadi salah satu tempat tujuan yang berkaitan dengan IPTEK. Kita berharap kearah itu, selain sebagai tempat pelatihan, pendidikan dan magang “ kata Agus.

Ia juga menegaskan, ATP akan menjadi salah satu ikon wisata Ngawi bahkan dengan letaknya yang strategis, mudah dijangkau karena ada di pinggir jalan raya. Dan tempat yang satu ini juga menyajikan pemandangan alam , bukit dan sungai serta udara sejuk, tidak kalah dengan obyek wisata daerah luar kabuten Ngawi, kita juga berharap setelah selesai semuanya ada investor yang masuk untuk menambah sarana bermain mungkin disekitar ATP tersebut,” ungkap Agus.

Disinggung harapan kedepan Agus dengan antusias menuturkan dengan pengelolaan yang baik, ATP akan bersanding dengan destinasi wisata lainnya seperti Seloondo, Air Terjun Pengantin, Trinil , Benteng Pendem sebagai aset Pemerintah Kabupaten Ngawi yang akan menjadi tujuan para wisatawan sehingga berdampak pada PAD ,serta dapat mendongkrak perekonomian warga khusunya warga setempat. Sedang untuk kendala disaat ini pembangunan ATP ,bisa dikatakan tidak ada, dikarenakan selaku PPTK saat pembangunan ia selalu menyempatkan diri untuk melihat progres pembangunan. “ Itu langkah meminimalisir kesalahan, jadi kami serutin mungkin melihat progres pembangunan saban harinya, “ ungkapnya. (Wid )

Leave a Reply

Your email address will not be published.