PENANGANAN DAGING ASUH DINAS PERTANIAN

Dinas Pertanian Ngawi gencar kampanyekan  penanganan daging asuh.  Menurut drh Tri Wahyu Yulistiani , MH  Kabid Keswan Dinas Pertanian Ngawi, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa  berkaitan dengan penanganan daging ASUH ( Aman, Sehat ,Utuh, Halal)apalagi  ditengah pandemi covid 19, tugas atau peran utama dari Kesmavet ( Kesehatan Masyarakat Veteriner ) dalam menjaga kesehatan Primer meliputi pencegahan penularan zoonosis, ketahanan dan keamanan pangan, perlindungan kesehatan lingkungan serta penerapan kesejahteraan hewan wajib digalakkan. ” Untuk itu diperlukan pengetahuan tentang Bahan Asak Hewsn dan produk asal Hewan yang benar,termasuk salah satunya penanganan daging yang ASUH,” Ujarnya.

drh Tri Wahyu Yulistiani , MH  
Kabid Keswan Dinas Pertanian Ngawi

“ Daging merupakan salah satu bahan makanan yang bernilai gizi sangat tinggi tetapi juga merupakan bahan makanan yang mempunyai sifat mudah busuk karena adanya aktivitas enzim autolosis dan bakteri pembusuk, disamping itu daging juga berpotensi berbahaya bagi konsumen karena dapat menjadi sumber penularan penyakit,  oleh karena itu daging yang dikonsumsi harus memenuhi syarat ASUH tadi,” jelas Tri Wahyu Yulistiani atau kerap disapa bu Lis.

Lebih lanjut ia menjelaskan pengertian ASUH.  ( A ) Aman, tidak mengandung bahaya biologis,kimiawi atau bahan- bahan yang dapat menganggu kesehatan manusia .  ( S ) Sehat, mengandung bahan nutrisi yang baik untuk kesehatan. ( U ) Utuh, tidak dikurangiatau dicampur dengan bahan lain berdasarkan informasi kandungan yang ditetapkan. ( H ) Halal, dinyatakan halal sesuai dengan syariat islam dalam hal pemotongan sampai penanganannya.

Adapun ruang lingkup pengawasan kesmavet, yaitu serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk menjamin dan memelihara penyelenggaraan kesehatan masyarakat vertiner yamg terkendali terhadap unit usaha produk hewan serta produk hewan itu sendiri.

Masih menurut drh TriWahyu Yulistiani , MH, sebaiknya penyembelihan ternak dilakukan di RPH-R atau di RPH-U,karena ditempat tersebut proses produksi daging diawasi oleh petugas  yang berkompeten sehingga menghasilkan daging yang ASUH. Dan tips yang bagus  dalam memilih serta membeli daging, selain membeli di tempat atau kios yang resmi,  pilihlah daging yang berwarna cerah segar tidak berwarna gelap,lembab, tidak bau,  selain itu ia juga menuturkan apabila membeli daging dalam kemasan,pilih kemasan yang utuh,bersih dan berlebel.

Sementara terkait berapa lama waktu menyimpan daging?, bu Lis menerangkan bahwa masa simpan daging dalam kulkas yang dianjurkan adalah  daging segar 0-5 C, 3-7 hari,daging giling segar 0-5 C,1-2hari, Sosis segar 0-5 C, 1-2 hari dagung ayam 1-2 C 1-2 hari. Demukian juga masa simpan daging dalam freezer pun ada batasannya, karena daging akan tetap bisa rusak atau membusuk, untuk daging segar,ikan segar, daging ayam 3-6 bulan, daging giling,sosis segar,jangja waktunya 3- 4 bulan.masih menurut drh TriWahyu Yulistiani , MH menganjurkan pembekyan daging maksimum 2 kali ,sedang daging giling hanya boleh dibekukan satu kali. (Wid)

Leave a Reply

Your email address will not be published.